Mengatasi diabetes dan darah tinggi dengan daun ciplukan


Selamat malam sobat, udah pada makan malam belum? Kalau belum, makan dulu deh biar fokus. Hehehe

Sobat tau gak daun celetup atau daun cimplukan? Bukan cegukan ya. Dulu waktu saya masih kecil daun ini selalu saya jadiin mainan. Tapi sekarang nyarinya susah bangat. Tujuh kebun dan tujuh ladang punya orang dilintasi untuk mencarinya gak juga ketemu. Eh, tadi pas saya pergi mancing gak sengaja nemuin daun Ceplukan ini langsung aja saya foto. 





Daun ciplukan ini nama latinnya tuh kalau gak salah Physalis angulata L . Tanaman ini tersebar luas di seluruh daerah tropis dan subtropis di dunia. Ciplukan (Physalis angulata L.) memiliki manfaat sebagai antidiabetik. Pada batang, daun, dan akar dari Physalis angulata L. telah secara tradisional di Indonesia digunakan sebagai obat antidiabetes. Di Indonesia sendiri penggunaan ramuan akar sebagai obat untuk postpartum, nyeri otot dan hepatitis (Rosita, S.M.D., Rostiana, O., Pribadi, dan Hernani., 2007).

Kalau soal rasanya jangan ditanya sobat. Rasanya sangat pahit. Soalnya saya pernah merebus daun ciplukan ini sobat. Pahitnya lengket di kerongkongan. Ya itulah namanya obat . Kalau manis itu namanya teh ya sobat. Hehehe

Adapun manfaat daun ciplukan ala orang tua terdahulu adalah :
1. Untuk darah tinggi dengan cara diminum
2. Untuk mengobati sakit malaria dengan cara diminum 
3. Untuk mengobati sakit pinggang dengan cara diminum
4. Untuk obat gatal-gatal atau alergi dengan cara dimandikan air rebusannya
5. Untuk mengobati diabetes dengan cara diminum.

Itu beberapa manfaat daun ciplukan ala Kampoeng saya. Kalau ada di kampung sobat digunakan untuk obat yang lain, bagi-bagi jugalah ilmunya di sini. Biar kita sama-sama belajar. Hehehe

Semoga bermanfaat ya sobat dan mari berbagi ilmu. Ilmu yang disimpan tak ada gunanya. Hehehe
Saya pamit dulu ya, soalnya udah ngantuk ni. Salam sehat , salam hebat, tetap sehat . Dan tetap datang lagi ya...

0 Response to "Mengatasi diabetes dan darah tinggi dengan daun ciplukan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel